Sabtu, 31 Okt 2026 NewsFinansialFintechInvestasiNasabah
Breaking
Beranda › Nasabah
Nasabah

Wealth Management OCBC Tumbuh 29 Persen, Obligasi Jadi Pilihan Nasabah Konservatif

✍️ Putri Ayuningtyas 🕒 20 Oct 2026 👁️ 7x dibaca
Premier Banking Segment Head OCBC, Stephanie M. Kristanto (kiri) dalam peluncuran OCBC Premier One, di Jakarta, Selasa, 20 Oktober 2026.
Premier Banking Segment Head OCBC, Stephanie M. Kristanto (kiri) dalam peluncuran OCBC Premier One, di Jakarta, Selasa, 20 Oktober 2026. Foto: M. Ibrahim/Infobank

MataBank.id - Obligasi menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati nasabah PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) di tengah dinamika pasar keuangan. Minat tersebut didorong karakteristik obligasi yang dinilai sesuai dengan profil nasabah yang cenderung konservatif.

Premier Banking Segment Head OCBC, Stephanie M. Kristanto, mengatakan meningkatnya edukasi pemerintah mengenai obligasi turut mendorong ketertarikan nasabah terhadap instrumen tersebut.

“Karena nasabah kami itu cukup konservatif dan dan mengingat tren belakangan ini cukup besar dari pemerintah meningkatkan edukasi terhadap obligasi,” ujar Stephanie dalam peluncuran OCBC Premier One di Jakarta, Selasa, 20 Oktober 2026.

Meski obligasi menjadi salah satu pilihan utama, Stephanie menegaskan bahwa pengelolaan kekayaan tidak seharusnya hanya bergantung pada satu jenis instrumen investasi. Menurutnya, diversifikasi tetap diperlukan dengan mempertimbangkan kebutuhan finansial dan profil risiko setiap nasabah.

“Walaupun obligasi itu adalah pilihan produk untuk saat ini, tentu saja kami juga memberikan solusi rekomendasi untuk produk keuangan lainnya dalam kondisi seperti ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, keputusan investasi tidak cukup hanya berorientasi pada potensi imbal hasil atau return. Nasabah juga perlu memperhitungkan risiko dan kecukupan likuiditas agar kebutuhan keuangan tetap terpenuhi di tengah perubahan kondisi pasar.

“Tentunya dengan mitigasi risiko ya, karena yang penting dalam pengelolaan keuangan itu bukan hanya cari return, tapi* how we mitigate the risk dan seberapa banyak likuiditas yang dimiliki oleh nasabah,” bebernya.

Bisnis Wealth Management OCBC Tumbuh 29 Persen

Di tengah meningkatnya minat terhadap instrumen investasi, OCBC terus memperkuat bisnis wealth management melalui pengembangan layanan konsultasi, penyediaan informasi investasi terintegrasi, dan peningkatan kapabilitas digital.

Wealth Management Advisory Head OCBC Indonesia, Diamond Stole, mengungkapkan bisnis wealth management perseroan mencatatkan pertumbuhan tahunan majemuk atau compound annual growth rate (CAGR) sebesar 29 persen selama periode 2022 hingga Desember 2025.

“Dalam periode 2022 hingga Desember 2025, bisnis wealth management OCBC mencatat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) sebesar 29 persen,” ujar Diamond, beberapa waktu lalu.

Pertumbuhan tersebut sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap produk investasi dan semakin mudahnya akses ke berbagai instrumen keuangan. Dengan pilihan produk yang semakin beragam, nasabah dapat menyesuaikan investasinya dengan profil risiko dan tujuan keuangan masing-masing.

Transaksi Digital Wealth Management Naik 44 Persen

Selain pertumbuhan dana kelolaan atau asset under management (AUM), OCBC juga mencatat peningkatan aktivitas investasi melalui kanal digital.

Sepanjang 2025, transaksi digital produk wealth management OCBC tumbuh sekitar 44 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sekitar separuh dari total transaksi digital tersebut berasal dari pembelian obligasi melalui platform digital perseroan.

Portofolio produk wealth management OCBC mencakup berbagai instrumen, antara lain reksa dana, obligasi, asuransi, valuta asing (forex), dan emas.

Peningkatan transaksi digital tersebut menunjukkan peran kanal digital dalam mempermudah akses nasabah terhadap produk investasi. Di tengah dinamika pasar keuangan, OCBC terus mengembangkan layanan pengelolaan kekayaan dengan menyediakan pilihan produk yang beragam serta mempertimbangkan kebutuhan, risiko, dan likuiditas nasabah.

💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update