Kamis, 03 Sep 2026 NewsFinansialFintechInvestasiNasabah
Breaking
Beranda › News
News

Misbakhun: Pergantian Pimpinan BI Harus Jadi Momentum Dorong Pertumbuhan Ekonomi

✍️ Admin 🕒 02 Sep 2026 👁️ 1x dibaca
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun Foto: Istimewa

Matabank.id – Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menilai pergantian kepemimpinan Bank Indonesia (BI) harus menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi bank sentral terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurut Misbakhun, pimpinan baru BI tidak cukup hanya menjaga stabilitas perekonomian. Kebijakan yang dihasilkan juga harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama melalui penguatan aktivitas ekonomi produktif dan penciptaan lapangan kerja.

Pernyataan tersebut disampaikan Misbakhun dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Rapat tersebut memiliki agenda laporan Komisi XI DPR RI mengenai hasil uji kelayakan dan kepatutan calon Gubernur, Deputi Gubernur Senior, dan Deputi Gubernur BI. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pengambilan keputusan oleh DPR RI.

Misbakhun mengatakan pergantian pimpinan BI tidak boleh hanya dipandang sebagai mekanisme kelembagaan untuk mengganti pejabat. Menurutnya, momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat peran bank sentral dalam menjawab tantangan perekonomian nasional.

Ia menekankan pentingnya kebijakan BI yang mampu menjaga stabilitas sekaligus memberikan ruang lebih besar bagi kegiatan ekonomi produktif.

“Komitmen ini harus dibuktikan melalui implementasi aturan yang jelas serta panduan operasional kebijakan Bank Indonesia,” tegas Misbakhun.

Kebijakan BI Harus Bisa Diimplementasikan

Misbakhun menilai komitmen terhadap pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya disampaikan dalam bentuk arah kebijakan. Hal tersebut harus diterjemahkan melalui aturan yang jelas, terukur, dan dapat diterapkan.

Kejelasan aturan dinilai penting untuk mencegah terjadinya multitafsir dalam pelaksanaan kebijakan. Kepastian tersebut juga dibutuhkan dunia usaha dan pelaku ekonomi dalam mengambil keputusan.

Karena itu, ia berharap kepemimpinan baru BI membangun kerangka kebijakan yang tidak hanya tepat secara konseptual, tetapi juga dilengkapi panduan operasional yang jelas.

Dengan demikian, kebijakan bank sentral dapat diterapkan secara konsisten serta memberikan kepastian bagi sektor keuangan, dunia usaha, dan masyarakat.

Dorong Ekonomi Produktif

Misbakhun juga meminta kebijakan BI diarahkan untuk memperkuat aktivitas ekonomi produktif. Pertumbuhan ekonomi, kata dia, harus memberikan dampak terhadap kehidupan masyarakat, termasuk melalui penciptaan lapangan kerja.

Ia menilai pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya tercermin melalui indikator makroekonomi, tetapi juga harus dapat dirasakan masyarakat.

Peningkatan aktivitas produksi, investasi, konsumsi, dan kegiatan ekonomi lainnya diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan kerja sekaligus memperkuat daya beli masyarakat.

“Pergantian pimpinan BI harus menjadi momentum untuk menghadirkan kebijakan yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Misbakhun.

Ia menambahkan, BI memiliki posisi strategis dalam merespons perubahan dan dinamika ekonomi nasional. Karena itu, kepemimpinan baru dituntut mampu membaca perkembangan ekonomi secara cepat dan memastikan respons kebijakan tetap terukur.

DPR Tekankan Penguatan Peran BI

Misbakhun menegaskan persetujuan DPR terhadap calon pimpinan BI bukan sekadar bagian dari proses administratif pergantian kepemimpinan.

Persetujuan tersebut, menurutnya, harus menjadi awal dari ekspektasi baru terhadap kinerja bank sentral dalam memperkuat perekonomian nasional.

“Persetujuan DPR terhadap calon pimpinan BI tidak semata-mata menjadi bagian dari proses pergantian kepemimpinan, melainkan harus menjadi awal penguatan kontribusi bank sentral terhadap perekonomian nasional,” kata Misbakhun.

DPR berharap kepemimpinan baru BI mampu menerjemahkan mandat bank sentral ke dalam kebijakan konkret dengan sasaran yang jelas, sehingga pelaksanaannya dapat diukur dan dievaluasi.

Misbakhun juga menekankan pentingnya konsistensi implementasi berbagai ketentuan yang telah ditetapkan. Menurutnya, kualitas kebijakan tidak hanya ditentukan oleh substansi aturan, tetapi juga kemampuan untuk menjalankannya secara efektif.

Ia berharap kepemimpinan baru BI dapat memastikan kebijakan bank sentral berjalan konsisten, memiliki kepastian hukum, dan mampu menjawab kebutuhan perekonomian nasional.

Pada akhirnya, Misbakhun menegaskan orientasi kebijakan ekonomi harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pertumbuhan ekonomi dan stabilitas sistem keuangan harus diterjemahkan menjadi manfaat yang lebih luas, termasuk melalui peningkatan aktivitas ekonomi produktif dan penciptaan lapangan kerja.

A
AdminPemimpin Redaksi
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update