Pemprov Kalbar Dorong Pembayaran Pajak Kendaraan Pakai QRIS Dinamis
MataBank.id - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memperluas penggunaan pembayaran digital untuk Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) melalui QRIS Dinamis. Upaya ini dilakukan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih praktis, tertib, dan transparan.
Penerapan pembayaran digital tersebut disosialisasikan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalbar bersama UPT PPD Pontianak Wilayah I dalam kegiatan pelayanan pajak kendaraan tahunan di kawasan Car Free Day (CFD) Ayani Mega Mall, Minggu (18/10). Kegiatan itu juga menjadi sarana penyebaran informasi mengenai program Bebas Denda, Dapat Diskon 2026.
Kepala Bapenda Kalbar, Hendri Marzuki, menjelaskan bahwa QRIS Dinamis memberikan alternatif pembayaran yang dapat dimanfaatkan masyarakat melalui pemindaian kode QR untuk menyelesaikan transaksi pajak kendaraan.
“Melalui sistem ini, wajib pajak dapat melakukan pembayaran dengan memindai kode QR yang dihasilkan untuk transaksi,” ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, tercatat sebanyak 30 transaksi pembayaran PKB dilakukan menggunakan QRIS Dinamis. Sementara itu, tidak ada transaksi yang dilakukan secara tunai. Hasil tersebut menjadi salah satu indikator upaya memperkenalkan metode pembayaran digital kepada masyarakat dalam pelayanan perpajakan daerah.
“Capaian ini menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat semakin terbiasa menggunakan kanal pembayaran digital dalam memenuhi kewajiban perpajakan,” katanya.
Selain menyediakan layanan pembayaran, petugas turut mengedukasi masyarakat mengenai program Bebas Denda, Dapat Diskon 2026. Sebanyak 3.500 lembar leaflet atau brosur dibagikan untuk memperluas penyampaian informasi. Publikasi melalui media sosial juga dilakukan agar informasi program dapat menjangkau lebih banyak wajib pajak.
“Sosialisasi ini diharapkan membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai kebijakan keringanan pajak kendaraan, sehingga dapat memanfaatkan program sesuai ketentuan yang berlaku,” paparnya.
Kegiatan tersebut turut didukung sejumlah instansi yang berkontribusi dalam pelayanan dan edukasi masyarakat. Bapenda Kota Pontianak mengerahkan personel serta menyediakan materi sosialisasi untuk memperkuat sinergi opsen PKB. Sementara itu, Subdirektorat Registrasi dan Identifikasi Direktorat Lalu Lintas Polda Kalbar memberikan edukasi terkait keselamatan berkendara.
PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Kalbar ikut berpartisipasi dengan menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis dan personel sosialisasi. Bank Kalbar KCU Pontianak memberikan informasi mengenai layanan perbankan, sedangkan Bank Indonesia (BI) menghadirkan layanan Gerakan Pangan Murah serta penukaran uang.
Bapenda Kalbar melalui UPT PPD Pontianak Wilayah I berkomitmen mengembangkan layanan pembayaran PKB yang mengikuti kemajuan teknologi. Perluasan transaksi nontunai dan edukasi perpajakan menjadi bagian dari strategi untuk meningkatkan aksesibilitas pelayanan sekaligus mendorong kepatuhan wajib pajak.
Kolaborasi lintas instansi tersebut diharapkan mampu memperluas penggunaan layanan digital, mengoptimalkan penerimaan PKB dan opsen PKB, serta meningkatkan efektivitas pelayanan publik bagi masyarakat.
