Maluku Utara Gandeng APINDO, 19 Pengusaha Jakarta Dijadwalkan Jajaki Investasi
MataBank.id - Pemerintah Provinsi Maluku Utara menggandeng Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) untuk memperluas peluang investasi dan memperkuat keterlibatan dunia usaha dalam perekonomian daerah. Sebanyak 19 pengusaha dari Jakarta dijadwalkan berkunjung ke Maluku Utara dalam rangkaian Musyawarah Provinsi (Musprov), pengukuhan pengurus, dan Business Forum APINDO pada 25 Oktober 2026.
Persiapan kegiatan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi antara Pemprov Maluku Utara dan pengurus APINDO di Kediaman Wakil Gubernur Maluku Utara, eks-Crisant, Senin (19/10/2026).
Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsuddin, mengatakan agenda tersebut merupakan tindak lanjut dari forum bisnis yang sebelumnya digelar Gubernur Sherly Tjoanda di Jakarta. Pemerintah daerah berharap kegiatan ini dapat memperluas jejaring bisnis sekaligus membuka peluang investasi baru di Maluku Utara.
“Rencananya, sekitar 19 pengusaha dari Jakarta akan hadir langsung ke Maluku Utara. Setelah rangkaian pengukuhan selesai, kegiatan akan dilanjutkan dengan acara puncak berupa jaringan bisnis dan investasi pada tanggal 25 Oktober 2026,” kata Samsuddin seusai rapat.
Pemprov Dorong Investasi yang Beri Nilai Tambah
Pemprov Maluku Utara akan mengoordinasikan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), pelaku usaha, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mendukung pelaksanaan forum tersebut.
Kolaborasi ini diharapkan mempertemukan pemerintah, investor, dan pengusaha lokal agar peluang kerja sama bisnis dapat dikembangkan secara lebih luas.
Samsuddin menyampaikan bahwa Gubernur Sherly Tjoanda membuka peluang bagi investor untuk menanamkan modal di Maluku Utara. Namun, pemerintah daerah menginginkan investasi yang tidak hanya berorientasi pada eksploitasi sumber daya alam, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.
“Investor yang hadir harus mampu membangun ekosistem yang sehat, meningkatkan kapasitas masyarakat lokal, serta menciptakan nilai tambah sejati bagi kemajuan Maluku Utara,” ujarnya.
Menurut pemerintah daerah, investasi diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperluas kesempatan usaha, meningkatkan kapasitas tenaga kerja lokal, dan memperkuat peran UMKM dalam rantai pasok maupun kegiatan bisnis.
Musprov dan Business Forum APINDO Jadi Ajang Penjajakan Kerja Sama
Rapat koordinasi persiapan kegiatan tersebut dihadiri Asisten II Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Maluku Utara.
Sejumlah pengurus APINDO tingkat pusat dan daerah turut hadir bersama Ketua APINDO Maluku Utara.
Melalui Musprov dan Business Forum APINDO 2026, pemerintah daerah berharap terbangun komunikasi yang lebih intensif antara investor dan pelaku usaha lokal. Forum ini juga diharapkan menjadi pintu masuk bagi penjajakan kemitraan yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Meski demikian, dampak kegiatan tersebut nantinya akan bergantung pada tindak lanjut dari pertemuan bisnis, termasuk realisasi investasi, penciptaan lapangan kerja, serta keterlibatan pelaku UMKM dalam berbagai peluang usaha di Maluku Utara.
