Sabtu, 31 Okt 2026 NewsFinansialFintechInvestasiNasabah
Breaking
Beranda › News
News

Dishub Bekasi Bangun 3 Halte Transjakarta di Jatiasih, Anggaran Rp400 Juta

✍️ Putri Ayuningtyas 🕒 22 Oct 2026 👁️ 11x dibaca
Desain rencana pembangunan halte Transjakarta rute B41 Cawang–Vida di kawasan Komsen, Jatiasih, Kota Bekasi. Halte tersebut akan menggunakan konsep high deck dengan bangunan berukuran 2 x 12 meter dan akses menanjak sepanjang sekitar 14 meter.
Desain rencana pembangunan halte Transjakarta rute B41 Cawang–Vida di kawasan Komsen, Jatiasih, Kota Bekasi. Halte tersebut akan menggunakan konsep high deck dengan bangunan berukuran 2 x 12 meter dan akses menanjak sepanjang sekitar 14 meter. Foto: Dok: DISHUB KOTA BEKASI

MataBank.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi merencanakan pembangunan tiga halte Transjakarta di Kecamatan Jatiasih pada 2026 dengan anggaran Rp400 juta dari dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (corporate social responsibility/CSR) Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat (BJB).

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dishub Kota Bekasi Soenaryo mengatakan, tiga halte tersebut terdiri dari satu halte utama di kawasan Komsen dan dua halte di Cipendawa yang akan digunakan untuk keberangkatan dan kedatangan penumpang.

"Artinya ada tiga halte yang akan dibangun. Satu halte yang besar di Komsen Jatiasih, dan di Cipendawa dua titik untuk keberangkatan dan kedatangan," jelas Soenaryo saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Kamis (22/10/2026).

Pembangunan akan dilakukan secara bertahap. Halte Komsen ditargetkan rampung pada pertengahan Desember 2026, sedangkan pembangunan dua halte di Cipendawa akan menyusul setelahnya.

Soenaryo menjelaskan, Dishub sebelumnya mengajukan dana CSR sebesar Rp500 juta untuk pembangunan halte di Komsen dan Cipendawa. Namun, anggaran yang tersedia kini menjadi Rp400 juta untuk kedua lokasi tersebut.

“Anggarannya turun jadi Rp 400 juta untuk dua lokasi,” ujar Soenaryo.

Lokasi Halte Komsen Berubah

Dishub Kota Bekasi telah melakukan survei awal atau mutual check nol (MC-0) pada Jumat (16/10/2026) untuk menentukan lokasi pembangunan halte Komsen. Survei tersebut melibatkan BJB sebagai pemberi dana, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Bagian Pembangunan, pihak Transjakarta, serta pemangku kepentingan di tingkat kecamatan dan kelurahan.

Dari hasil survei, lokasi halte ditetapkan di depan Pos Polisi Subsektor Jatiasih. Lokasi ini berbeda dari rencana sebelumnya yang berada di sekitar McDonald's Jatiasih.

Soenaryo mengatakan, lokasi awal tidak dipilih karena terlalu dekat dengan persimpangan dan pintu tol. Kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu kelancaran lalu lintas ketika bus berhenti untuk menaikkan atau menurunkan penumpang.

“Khawatirnya bisa mengganggu kelancaran lalu lintas ketika bus berhenti untuk menaikkan atau menurunkan penumpang,” ujar dia.

Halte Komsen Menggunakan Konsep High Deck

Halte Komsen akan menggunakan konsep high deck, yaitu halte dengan posisi peron lebih tinggi untuk menyesuaikan tipe bus Transjakarta yang melayani rute B41 Cawang–Vida.

“Dari sisi luasan bangunannya sendiri itu hanya 2 meter kali 12. Kemudian karena ini haltenya tipe yang high deck, nah dia harus ada akses jalan yang menanjak ya, itu kurang lebih 14 meter ukurannya,” kata Soenaryo.

Menurut Soenaryo, kontrak pengerjaan antara pelaksana dan BJB berlangsung selama 60 hari kalender. Dengan durasi tersebut, pembangunan halte diperkirakan selesai pada pertengahan Desember 2026.

Meski demikian, Dishub meminta agar pengerjaan dipercepat untuk mengantisipasi kendala akibat musim hujan.

“Namun demikian, kami tekankan untuk bisa percepatan, khawatir terkendala oleh musim hujan. Tapi saya minta dipercepat, kalau bisa sebulan,” ujar dia.

Penumpang B41 Kerap Mengantre di Area Terbuka

Saat ini, titik pemberhentian Transjakarta rute B41 di Komsen Jatiasih belum dilengkapi fasilitas halte yang memadai. Akibatnya, penumpang kerap mengantre di area terbuka dan menunggu bus di trotoar tanpa tempat berlindung yang memadai.

Kondisi tersebut semakin terasa ketika antrean memanjang, terutama pada jam sibuk. Padahal, titik pemberhentian itu melayani sekitar 2.000 penumpang setiap hari.

Layanan Transjakarta rute B41 di lokasi tersebut beroperasi mulai pukul 05.00 hingga 21.00 WIB. Pembangunan halte diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan penumpang, terutama saat menunggu bus dalam kondisi cuaca panas maupun hujan.

💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update