Disdikbud Kendal Ajak Pelajar SD dan SMP Menabung Lewat Program Satu Rekening Satu Pelajar
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal mengajak pelajar SD dan SMP untuk mulai menabung sejak dini lewat program “Satu Rekening Satu Pelajar”. Ajakan itu disampaikan Kepala Disdikbud Kendal, Yanuar Fatoni S.STP., pada Kamis (15/10/2026). Menurutnya, program ini menjadi sarana mengenalkan siswa pada persiapan bekal finansial untuk masa depan.
Yanuar menilai kebiasaan menabung perlu ditanamkan karena uang saku siswa kerap langsung habis. Ia berharap program ini dapat menumbuhkan kebiasaan tersebut.
“Jadi diharapkan melalui kegiatan ini diharapkan bisa membiasakan diri para siswa untuk menabung. Karena siswa-siswa sekarang ini setiap diberi uang saku langsung habis,” ungkapnya pada Kamis 15 Oktober 2026.
Rekening Online sebagai Sarana Belajar Menabung
Karena itu, pelajar SD dan SMP perlu dibekali kemampuan mengelola dan mengatur keuangan secara baik dan bijak. Yanuar menyebut kepemilikan rekening online sejak usia sekolah dapat menjadi langkah awal yang sesuai dengan kondisi saat ini.
“Dengan pelajar memiliki rekening secara online dapat menjadi salah satu cara mengajarkan mereka menabung. Mengingat sekarang semua transaksi dilakukan secara online,” tuturnya.
Di tengah era digital, masyarakat semakin jarang memegang uang tunai karena pembayaran kini banyak beralih ke metode online. Situasi ini diharapkan dapat mendorong pelajar membiasakan diri menabung.
Harapan Dukungan Sekolah, Perkantoran, dan Koperasi
Yanuar juga berharap program tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak.
“Saya berharap program ini bisa didukung oleh pihak sekolah, perkantoran, hingga koperasi,” terangnya.
Dilaksanakan Berdasarkan Surat Edaran Gubernur
Sementara itu, Katimja Disdikbud Kendal, Putut Tri H, menjelaskan bahwa program “Satu Rekening Satu Pelajar” dijalankan berdasarkan surat edaran Gubernur. Surat tersebut diterima Disdikbud Kendal melalui BPD.
