Bisnis Kedai Kopi Menjamur, Produsen Mesin Kopi Pematangsiantar Perluas Pasar ke Luar Kota dengan KUR BNI
MataBank.id - Pertumbuhan bisnis kedai kopi membuka peluang bagi industri pendukungnya, termasuk pembuatan mesin dan peralatan pengolahan kopi. Salah satu pelakunya, Nazhifah Hapiz di Pematangsiantar, memperoleh Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp500 juta dari BNI Kantor Cabang Pematangsiantar untuk memperbesar kapasitas produksi dan mengembangkan pasar.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menjelaskan, peluang dari berkembangnya industri kopi tidak hanya ada pada kedai kopi, tetapi juga pada industri mesin, peralatan, kemasan, dan berbagai kebutuhan operasional lainnya. Ia berharap KUR membantu pelaku UMKM menaikkan skala bisnis dan memperkuat daya saing.
“KUR yang disalurkan kepada Nazhifah Hapiz diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kapasitas dan produktivitas usaha pembuatan mesin kopi yang dijalankan,” ujar Okki.
Dari Pematangsiantar ke Luar Kota
Usaha pembuatan mesin kopi yang dijalankan Nazhifah tidak hanya melayani pasar Pematangsiantar. Produknya sudah dipasarkan ke luar kota lewat penjualan langsung dan kegiatan canvassing untuk menjangkau calon pelanggan baru. Enam pekerja terlibat dalam produksi dan operasional sehari-hari.
Dana KUR akan dipakai untuk peningkatan kapasitas produksi, pengadaan bahan baku, pengembangan peralatan, dan kebutuhan operasional. Nazhifah menyebut tambahan modal penting untuk meningkatkan kemampuan produksi sekaligus menangkap peluang pasar yang terus berkembang.
“Dukungan pembiayaan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan usaha kami, terutama untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang,” ujarnya.
Akses Pembiayaan untuk Industri Kecil
Menurut BNI, akses pembiayaan dapat membantu pelaku usaha lokal memperbesar kapasitas produksi, meningkatkan kualitas produk, dan memperluas jangkauan pasar. Penyaluran KUR ini juga dipandang menunjukkan bahwa pembiayaan usaha rakyat bisa menjangkau industri kecil yang menghasilkan produk pendukung bagi ekosistem bisnis yang lebih luas.
Di Pematangsiantar, industri pendukung kopi dinilai berpeluang tumbuh seiring meningkatnya usaha makanan dan minuman serta berkembangnya budaya minum kopi di masyarakat. Dengan dukungan pembiayaan, pelaku usaha lokal diharapkan mampu menaikkan skala bisnis, memperluas pasar hingga luar daerah, membuka lapangan kerja baru, dan memperbesar kontribusi UMKM terhadap perekonomian Pematangsiantar dan sekitarnya.
