Sabtu, 31 Okt 2026 NewsFinansialFintechInvestasiNasabah
Breaking
Beranda › Fintech
Fintech

Bank Neo Commerce Rombak Direksi, Christian Lesmana Diangkat Jadi Direktur Utama

✍️ Putri Ayuningtyas 🕒 29 Oct 2026 👁️ 9x dibaca
RUPSLB Bank Neo Commerce memutuskan untuk merombak pengurus.
RUPSLB Bank Neo Commerce memutuskan untuk merombak pengurus. Foto: dok BNC.

MataBank.id - PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) melakukan perubahan susunan pengurus melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Kamis, 29 Oktober 2026. Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui pengangkatan Christian Lesmana sebagai Direktur Utama dan Yosea Iskandar sebagai Direktur Kepatuhan.

Perubahan kepengurusan ini menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan, serta mendukung pencapaian target bisnis secara berkelanjutan.

Christian Lesmana ditunjuk menggantikan Eri Budiono, yang pengunduran dirinya juga telah disetujui oleh pemegang saham. Sementara itu, pengangkatan Christian dan Yosea baru berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Penilaian Kemampuan dan Kepatutan atau fit and proper test, serta memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sambil menunggu persetujuan OJK atas pengangkatan Christian sebagai Direktur Utama, BNC untuk sementara dipimpin oleh Adrian Soewardjo sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama.

Perubahan susunan pengurus tersebut juga ditujukan untuk memperkuat sinergi antarpimpinan, menjaga kesinambungan kepemimpinan, serta mengoptimalkan fungsi pengawasan dan pengelolaan perusahaan di tengah dinamika industri jasa keuangan.

Rekam Jejak Christian Lesmana dan Yosea Iskandar

Christian Lesmana memiliki pengalaman lebih dari 24 tahun di bidang digital lending, perbankan konsumer, transformasi bisnis, manajemen risiko, dan jasa keuangan. Ia juga berpengalaman dalam membangun serta memperluas bisnis digital, mendorong inovasi, dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan di Indonesia maupun kawasan Asia Pasifik.

Kariernya di sektor perbankan mencakup sejumlah posisi kepemimpinan senior di HSBC Indonesia, Citi Indonesia, DBS Bank Singapore, Bank OCBC NISP, dan Bank Danamon Indonesia. Selain itu, ia memiliki pengalaman di industri teknologi finansial melalui dompet digital DANA.

Adapun Yosea Iskandar memiliki pengalaman lebih dari tiga dekade di bidang hukum dan sektor keuangan, termasuk industri perbankan. Dalam perjalanan kariernya, ia pernah menjabat sebagai Country Counsel di Citibank N.A. Indonesia serta Head of Legal and Corporate Secretariat di PT Bank DBS Indonesia.

Pengalaman tersebut memberinya pemahaman mengenai aspek hukum, tata kelola perusahaan, dan kerangka regulasi yang berlaku di industri jasa keuangan.

Susunan Pengurus Bank Neo Commerce per 29 Oktober 2026

Berdasarkan hasil RUPSLB yang berlangsung pada Kamis, 29 Oktober 2026, susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT Bank Neo Commerce Tbk adalah sebagai berikut.

Dewan Komisaris

Direksi

  • Direktur Utama: Christian Lesmana (menunggu persetujuan OJK)

  • Direktur Operasional & Teknologi Informasi: Adrian Soewardjo

  • Direktur Manajemen Risiko: Indra A. Sanjaya

  • Direktur Kepatuhan: Yosea Iskandar

BNC Pastikan Operasional Tetap Berjalan

Direktur Operasional & Teknologi Informasi Bank Neo Commerce, Adrian Soewardjo, mengatakan perubahan kepengurusan yang disetujui dalam RUPSLB merupakan langkah strategis untuk memperkuat struktur organisasi perusahaan.

Ia menegaskan, perubahan tersebut tidak mengganggu keberlangsungan operasional, aspek hukum, maupun kondisi keuangan perseroan.

"Kami memastikan keputusan tersebut tidak memengaruhi keberlangsungan operasional, aspek legal, maupun kondisi keuangan Perseroan. Ke depan, BNC berkomitmen untuk meneruskan tren kinerja positif, memperkuat tata kelola, juga meningkatkan aspek teknologi guna memperkuat mitigasi risiko siber. Yang paling utama, adalah menghadirkan layanan keuangan yang semakin aman, andal, dan berkualitas bagi seluruh nasabah, dan masyarakat secara umum," kata dia, dalam keterangan tertulis, Kamis, 29 Oktober 2026.

Sebagai salah satu pelopor perbankan digital, BNC menyatakan akan terus meningkatkan daya saing dan mengoptimalkan kualitas layanan bagi masyarakat. Langkah tersebut diharapkan turut memperkuat kredibilitas perseroan sebagai penyedia layanan perbankan digital pilihan nasabah.

Adrian menambahkan, susunan pengurus yang baru menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menjaga momentum kinerja, meningkatkan nilai bagi para pemangku kepentingan, dan memperkuat penerapan tata kelola perusahaan.

"Dengan susunan pengurus Perseroan yang baru, kami berkomitmen untuk meneruskan tren kinerja positif, menciptakan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan, serta memperkuat tata kelola Perseroan. Kami berkeyakinan, Perseroan berada pada jalur yang tepat untuk terus melanjutkan kinerja positifnya secara lebih baik lagi ke depan," jelas Adrian.

💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update