Sabtu, 31 Okt 2026 NewsFinansialFintechInvestasiNasabah
Breaking
Beranda › Finansial
Finansial

Bank Mandiri Cetak Laba Rp45,5 Triliun hingga Kuartal III 2026, Tumbuh 20,7 Persen

✍️ Putri Ayuningtyas 🕒 29 Oct 2026 👁️ 8x dibaca
Pertumbuhan Kredit dan Dana Nasabah Topang Kinerja Bank Mandiri hingga Kuartal III 2026
Pertumbuhan Kredit dan Dana Nasabah Topang Kinerja Bank Mandiri hingga Kuartal III 2026 Foto: Istimewa

MataBank.id - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp45,5 triliun hingga kuartal III 2026. Perolehan tersebut tumbuh 20,7 persen secara tahunan atau year on year (YoY), ditopang oleh pertumbuhan kredit, penguatan penghimpunan dana nasabah, dan kualitas aset yang terjaga.

Hingga September 2026, penyaluran kredit Bank Mandiri secara bank only mencapai Rp1.605,8 triliun, meningkat 16 persen YoY. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 17,7 persen YoY menjadi Rp1.750,2 triliun.

Pertumbuhan DPK yang lebih tinggi dibandingkan kredit mendukung kebutuhan pendanaan untuk ekspansi bisnis sekaligus membantu menjaga keseimbangan neraca perseroan. Sejalan dengan perkembangan tersebut, total aset Bank Mandiri meningkat 20,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya menjadi Rp2.404,1 triliun.

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini mengatakan, pertumbuhan bisnis perlu diimbangi dengan pengelolaan likuiditas dan kualitas aset yang disiplin. Penguatan basis nasabah serta peningkatan aktivitas transaksi juga menjadi bagian penting dalam menjaga struktur pendanaan tetap sehat, terutama di tengah tantangan likuiditas industri perbankan.

Dari sisi penyaluran kredit, pertumbuhan Bank Mandiri menjangkau berbagai sektor ekonomi. Kredit pada ekosistem Pemerintahan dan BUMN meningkat 23,8 persen YoY menjadi Rp473 triliun. Adapun kredit pada ekosistem bisnis penopang ekonomi tumbuh 18,5 persen menjadi Rp910 triliun.

Pembiayaan tersebut mendukung beragam kebutuhan dunia usaha, mulai dari investasi, pembangunan infrastruktur, energi, ketahanan pangan, hingga penyediaan layanan publik.

Bank Mandiri juga memperluas pembiayaan bagi pelaku usaha mikro. Per September 2026, kredit non-subsidi pada segmen ini mencapai Rp31,2 triliun, tumbuh 12,9 persen YoY dan telah menjangkau 37 provinsi.

Perluasan penyaluran kredit tersebut membuka akses pendanaan bagi pelaku usaha produktif di berbagai wilayah sekaligus memperbesar kontribusi perbankan terhadap kegiatan ekonomi masyarakat.

Kualitas Aset dan Permodalan Tetap Terjaga

Di tengah ekspansi bisnis, Bank Mandiri mencatatkan perbaikan kualitas aset. Rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) bruto secara bank only turun menjadi 0,98 persen pada September 2026, dibandingkan 1,03 persen pada September 2025.

Sementara itu, rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) secara bank only tercatat sebesar 18,4 persen.

Perkembangan tersebut menjadi bagian dari upaya perseroan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan kredit, kecukupan pendanaan, dan pengelolaan risiko. Dengan demikian, ekspansi bisnis diharapkan tetap berlangsung secara terukur dan didukung fondasi keuangan yang kuat.

Novita menjelaskan, kombinasi pertumbuhan kredit, penguatan pendanaan, dan kualitas aset yang terjaga menjadi landasan bagi Bank Mandiri untuk melanjutkan ekspansi secara berkelanjutan.

“Dengan kombinasi pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga yang kuat, kualitas aset yang sehat, serta pengelolaan likuiditas yang prudent, kami optimistis Bank Mandiri memiliki fundamental yang solid untuk terus tumbuh secara sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ke depan, Bank Mandiri akan melanjutkan strategi pertumbuhan melalui pembiayaan berbasis ekosistem, penguatan dana transaksional, serta pengembangan layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah.

Perseroan juga akan tetap memperhatikan kualitas aset, kecukupan modal, dan pengelolaan risiko dalam menjalankan strategi tersebut. Langkah ini ditujukan agar pertumbuhan bisnis dapat memberikan nilai tambah secara berkelanjutan bagi nasabah, pemegang saham, serta perekonomian nasional.

💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update